Kotanopan - Demi meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) mensukseskan program swasembada pangan, Babinsa Koramil 14/Kotanopan Kodim 0212/Tapsel Pratu Sahala P Sirait turun ke sawah melaksanakan pendampingan dan membantu para petani menanam padi
Seperti hari ini, Babinsa Pratu Sahala P. Sirait membantu petani Penanaman padi di area persawahan Desa Huta Pungkut Jae Kecamatan Kotanopan Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (27/02/2025)
Babinsa Pratu Sahala mengatakan, pendampingan tanam padi tersebut guna mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh pemerintah.
“Kita tidak boleh lengah dan tetap harus semangat sebagai motivator para petani, sekaligus menjadi contoh dalam menyukseskan program perluasan areal tanam, khususnya tentang tanaman padi,” ujarnya.
Untuk mendukung program tersebut, pihaknya ikut andil memberikan pendampingan secara teori dan praktik langsung di lapangan, agar program swasembada pangan dapat tercapai dan sukses.
Melalui pendampingan tersebut diharapkan hasil panen lebih baik sehingga menguntungkan petani, karena semua tata cara pengelolaan pertanian, khususnya padi sudah sesuai arahan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) bersama Babinsa.
“Diharapkan, luas tambah tanam ini bisa meningkatkan produksi padi khususnya di Kecamatan Kotanopan dan dapat berkontribusi untuk negara dalam hal swasembada pangan,” harapnya
Selain itu, Babinsa juga mensosialisasikan tentang harga pembelian pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) kepada petani dengan harga Rp. 6.500,- perkilo
“dan dapat kami informasikan bahwa saat ini pemerintah akan membeli gabah petani dengan harga Rp. 6.500,- perkilo, ini adalah harga gabah kering panen dan akan diserap atau dibeli oleh Bulog, untuk itu marilah kita tetap semangat, karena harga gabah semakin mahal dan bisa menambah penghasilan para petani semua” tutupnya
