Panyabungan – Dalam upaya mendukung program penyerapan gabah kering hasil panen petani, Babinsa Koramil 13/Panyabungan Kodim 0212/Tapsel Serda Swandi Situmorang melaksanakan pengecekan gudang penggilingan padi, bertempat di Desa Gunung Barani Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Jumat (28/02/2025)
Babinsa Serda Swandi Situmorang menegaskan, bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi, dari Komandan Kodim (Dandim) 0212/Tapsel melalui Danramil untuk membantu Bulog menyerab gabah hasil panen milik petani.
“hari ini kita datangi beberapa tempat penggilingan padi, dalam hal ini kami memastikan tentang kapasitas penggilingan padi ini, seperti kapasitas gudang, kapasitas pengeringan dan juga kepasittas penggilingan padi itu sendiri” paparnya
Babinsa juga menyinggung tentang penetapan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk Gabah Kering Panen (GKP)
“Pendampingan Babinsa dalam penyerapan gabah ini sangat penting, agar petani mendapatkan harga yang sesuai dengan harga yang telah ditetapkan pemerintah, tentu ini menjadi hal yang menggembirakan bagi para petani, karena saat ini pemerintah membeli gabah kering panen kepada petani seharga Rp. 6.500,- perkilo” ujar Babinsa
Ia juga menambahkan, selain memastikan harga yang layak bagi petani, pengecekan ini juga menjadi bagian dari strategi pengamanan stok beras nasional, yang dikelola oleh Bulog. Dengan adanya koordinasi antara TNI AD melalui Babinsa dan instansi terkait, diharapkan proses distribusi hasil panen petani berjalan lebih efektif dan efisien.
“Kegiatan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan stakeholder lainnya. Dalam mendukung ketahanan pangan nasional, serta meningkatkan kesejahteraan petani,” jelasnya.
Selin itu, Babinsa Serda Swandi Situmorang menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa, bertujuan untuk mengawal agar hasil panen petani dapat terserap dengan baik oleh Bulog, sesuai dengan harga standar yang telah ditetapkan pemerintah. Jadi jangan sampai ada pembelian gabah hasil panen, dibawah harga tersebut
